Taman Jepang Minimalis dengan Azalea, Pakis dan Pohon Bentuk

Taman Jepang modern menekankan keseimbangan antara ruang kosong, batu, tanaman bentuk dan komposisi hening.
Ficus Microcarpa Topiary: Membentuk Pohon Hias Gaya Jepang Minimalis

Ficus microcarpa dapat dibentuk menjadi topiary atau siluet bonsai besar untuk taman formal minimalis.
Anggrek Vanda untuk Taman Tropis: Aksen Vertikal di Pergola

Vanda dapat memberi warna bunga pada area taman tropis dengan instalasi gantung yang menyisakan sirkulasi udara untuk akar.
Impatiens New Guinea: Bunga Hias Cerah untuk Bed Tropis Terlindung

Impatiens New Guinea dapat memberi massa bunga cerah untuk bed dekoratif dengan cahaya yang sesuai kultivarnya.
Hydrangea Hias untuk Taman Dataran Tinggi: Bunga dan Kondisi Media

Hydrangea macrophylla menawarkan kelompok bunga besar yang menarik pada taman beriklim relatif sejuk dan lembap.
Iresine Bloodleaf: Aksen Merah Marun pada Taman Tropis

Iresine menghasilkan daun merah tua atau ungu yang menarik sebagai massa warna pada bed tropis.
Rhoeo Discolor Tradescantia Spathacea: Border Ungu untuk Taman Minimalis

Tradescantia spathacea yang sering dikenal sebagai Rhoeo discolor memberi kontras daun hijau-ungu untuk border taman.
Liriope sebagai Border Taman Minimalis: Tekstur Rumput Hias

Liriope digunakan sebagai border berdaun sempit yang rapi dan berbeda dari rumput lapangan biasa.
Yucca sebagai Aksen Arsitektural pada Taman Minimalis

Yucca menciptakan garis daun tegas yang kontras dengan rumput dan dinding putih, tetapi beberapa jenis memiliki ujung daun tajam.
Agave untuk Taman Kering Minimalis: Bentuk Roset dan Kombinasi Batu

Agave memiliki bentuk roset yang kuat sebagai focal point pada taman minimalis kering dengan material batu.