Taman dengan Air Mancur: Ide Focal Point, Material dan Drainase

Air mancur memberi suara dan gerak pada taman sekaligus menjadi titik perhatian. Ukuran, debit sirkulasi, cipratan, kebisingan dan konsumsi listrik harus diseimbangkan dengan luas halaman serta kebiasaan penghuni.
Taman Kolam Koi: Desain Landscape, Filter dan Tanaman Sekitarnya

Taman kolam koi menggabungkan keindahan air, ikan dan penataan landscape di sekelilingnya. Agar tidak menjadi sumber bau atau air keruh, desain kolam harus memprioritaskan kualitas air, sirkulasi, aerasi dan kemudahan membersihkan filter.
Courtyard Garden: Taman Tengah Rumah untuk Cahaya dan Udara Segar

Courtyard garden adalah ruang hijau di tengah atau di sela massa bangunan. Kunci desainnya bukan banyaknya tanaman, tetapi hubungan antara bukaan, cahaya, sirkulasi udara, drainase dan pengalaman melihat taman dari beberapa ruangan.
Taman Resort Tropis: Suasana Villa dengan Pohon dan Area Santai

Taman bergaya resort dirancang untuk menghadirkan rasa liburan melalui tanaman berlapis, ruang duduk nyaman dan suasana privat. Konsepnya berfokus pada pengalaman pengguna, bukan hanya jumlah tanaman mahal.
Taman Formal Geometris: Pola Simetris dan Tanaman Pagar

Taman formal geometris memberi penekanan pada keteraturan, sumbu pandang dan kelompok tanaman yang terukur. Konsep ini mudah dikenali pada halaman bangunan representatif, tetapi juga dapat disederhanakan untuk rumah.
Taman Industrial Rumah dan Kafe: Beton Ekspos, Besi dan Tanaman Hijau

Gaya industrial memadukan permukaan beton, besi hitam dan vegetasi yang menjadi kontras visual. Pada iklim tropis, material metal harus diperhitungkan dari sisi korosi, panas permukaan dan drainase.
Taman Kontemporer: Desain Landscape Modern dengan Material Sederhana

Taman kontemporer menggabungkan bentuk arsitektural yang bersih dengan pilihan material dan vegetasi yang fleksibel. Berbeda dengan taman minimalis yang sering sangat dibatasi, kontemporer bisa memiliki fitur air atau tekstur yang lebih ekspresif.
Taman Natural: Desain Jalur Organik dan Komposisi Tanaman Berlapis

Taman natural menggunakan bentuk organik, kombinasi tanaman berlapis dan material yang tampak menyatu dengan lingkungan. Gaya ini bukan berarti tanaman dibiarkan tumbuh tanpa pengelolaan.
Taman Zen Sederhana: Kerikil, Batu Besar dan Ruang Meditasi

Taman Zen menggunakan komposisi terukur dan ruang kosong untuk menghadirkan suasana tenang. Versi rumah tinggal dapat memakai batu, kerikil dan satu-dua tanaman aksen, tanpa harus membangun kolam.
Taman Mediterania di Indonesia: Batu, Terakota dan Tanaman Tahan Panas

Taman Mediterania menghadirkan suasana hangat melalui batu, terakota, jalur kerikil dan tanaman berstruktur. Di Indonesia, terutama daerah dengan hujan lebat, konsep harus diadaptasi agar media tidak menggenang.